Kegelapan

Suara-suara itu kembali menggerogoti ingatanku. Ia semakin mendekat dan menyusup masuk dalam darah. Mengoyak dan mencabik-cabik daging ini. Ia mengatasnamakan dirinya; kegelapan.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Nan Lon Lina Sundana!