Kepada hatiku yang hilang

kepada hatiku yang hilang

sajak ini bukan sembarang sajak
kamu tahu mengapa?
mulai detik ini aku kehilangan hati
hati yang mengalir darah kasih
aku tidak menuduhmu mencuri hatiku
tidak sama sekali
tapi aku yakin pada hatiku
hati yang sedang berlabuh dalam hatimu
kuharap kamu mampu menjaganya

hingga saat itu kita saling bertukar hati
aku dapat merasakan detak hatimu
detakan yang kuat saat kau merindukanku
begitu pun kamu

hatiku telang hilang dalam hatimu

ARM, sang pemuda yang kehilangan hati

"20 Februari 2014, entah ini surat cinta?"

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Nan Lon Lina Sundana!