Pesan Penutup Cerita
5 tahun yang lalu
kepada hatiku yang hilang
sajak ini bukan sembarang sajak
kamu tahu mengapa?
mulai detik ini aku kehilangan hati
hati yang mengalir darah kasih
aku tidak menuduhmu mencuri hatiku
tidak sama sekali
tapi aku yakin pada hatiku
hati yang sedang berlabuh dalam hatimu
kuharap kamu mampu menjaganya
hingga saat itu kita saling bertukar hati
aku dapat merasakan detak hatimu
detakan yang kuat saat kau merindukanku
begitu pun kamu
hatiku telang hilang dalam hatimu
ARM, sang pemuda yang kehilangan hati
"20 Februari 2014, entah ini surat cinta?"
Jumat, Februari 21, 2014
|
Label:
sajak
|
0 komentar:
Posting Komentar